Buka jam 08.00 s/d jam 16.00 , Minggu & Hari Besar Tutup
Beranda » Blog » Persiapan Pasang Atap Baja Ringan Dengan Benar

Persiapan Pasang Atap Baja Ringan Dengan Benar

Diposting pada 22 November 2022 oleh admin / Dilihat: 713 kali

Pasang Atap Baja Ringan – Atap merupakan elemen penting yang berfungsi untuk melindungi bagian dalam bangunan, termasuk penghuni di dalamnya. Jenis bahan konstruksi rangka atap juga bermacam-macam. Mulai dari kayu, baja, dan baja ringan. Konstruksi rangka atap kayu merupakan jenis konstruksi yang cukup populer digunakan di Indonesia. Namun akhir-akhir ini semakin sulit mendapatkan kayu yang berkualitas.

Di sisi lain, kayu dengan kualitas standar juga memiliki harga yang cukup mahal. Sementara itu, kemajuan teknologi membuat industri konstruksi dan bahan bangunan mengalami penyesuaian. Banyak bahan bangunan baru yang kemudian digunakan lebih efisien. Salah satunya adalah baja ringan. Maka tidak heran, pemilihan rangka Atap Baja Ringan saat ini banyak digunakan sebagai pengganti rangka atap kayu.

Pasang Atap Baja Ringan

Pasang Atap Baja Ringan

Cara Pasang Atap Baja Ringan tidak rumit, hanya membutuhkan persiapan dan juga perhitungan yang tepat. Baja ringan juga sangat kuat, tahan lama, dan juga dapat digunakan kembali setelah anda bongkar. Baja ringan mengandung seng aluminium dan juga dilapisi seng sehingga tahan karat dan tahan terhadap perubahan iklim dan cuaca. Selain untuk bangunan utama, baja ringan juga bisa digunakan untuk membuat atap kanopi di teras ataupun halaman rumah.

Bagaimana Cara Mengukur Kualitas Baja Ringan?

Kualitas baja ringan dapat dilihat dari besarnya tegangan tariknya. Pada penjelasan sebelumnya telah disebutkan bahwa tegangan tarik baja ringan adalah 550 MPa. Untuk itu, pilihlah baja ringan yang memiliki tegangan tarik sebesar 550 Mpa agar kokoh dalam menopang berbagai jenis penutup atap atau genteng, serta terhadap cuaca ekstrim.

Hal yang tak kalah pentingnya adalah dukungan garansi. Pastikan baja ringan yang Anda beli tidak hanya memiliki garansi pemasangan. Tetapi juga ketahanan aus yang menyatakan bahwa ketahanan baja ringan telah melalui proses uji coba sesuai dengan standar nilai tegangan tarik. Jadi, apakah penggunaan untuk pasang baja ringan merupakan keputusan yang tepat? Secara struktural dan estetika, material kayu tentu lebih baik dari baja ringan. Namun, ketersediaan bahan kayu berkualitas semakin langka dan mahal.

Untuk itu, penggunaan baja ringan dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendesain rangka atap bangunan. Hal ini juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan akibat maraknya illegal logging sehingga penggunaan material kayu mulai berkurang. Efisiensi waktu dalam proses instalasi juga menjadi pertimbangan yang bisa Anda perhatikan.

Persiapan Pasang Atap Baja Ringan Dengan Benar

Untuk tahap awal pemasangan baja ringan, Anda harus menyiapkan beberapa alat seperti meteran, siku, waterpas, bor, palu, gergaji besi, soket heksagonal, dan mesin pemotong. Bukan hanya soal alat berat, Anda juga harus membuat rencana pemasangan atap serta pemasangan kuda-kuda.

Ya, dalam proses ini dibutuhkan rangka baja ringan sebagai rangka awal pemasangan baja ringan. Proses ini tidak bisa dianggap sebagai hal yang sangat mudah. Dibutuhkan gambar kerja dengan cara menghitung yang benar agar mendapatkan desain yang paling tepat untuk atap rumah yang ingin Anda bangun. Jika terjadi kesalahan, maka pembongkaran akan menjadi pekerjaan rumah yang mengganggu alur kerja pembangunan rumah.

Hitung Kebutuhan Atap Baja Ringan

Sebelum memasang atap baja ringan, Anda harus terlebih dahulu mengukur kebutuhan atap baja ringan. Caranya adalah dengan menghitung volume atap rumah dan membuat gambar kerja.

Pembuatan Struktur Pendukung

Setelah itu dilakukan proses pemasangan yang meliputi pembuatan struktur pendukung berupa kolom agar posisi rangka atap baja ringan stabil.

Menghitung Luas Tanah Yang Tertutup

Hitung luas tanah yang akan ditutup atap sesuai kebutuhan. Perhitungan panjang kali lebar area ini juga penting untuk perkiraan pemasangan kuda-kuda di antara tiang kanopi. Pastikan tiang kanopi tidak terlalu tinggi, sekitar 3-4m. Rangka baja yang dipasang pada tiang harus berdampingan dalam 2 lapis tegak lurus, 1 di sebelah kiri, yang lain di sebelah kanan sehingga dapat menopang berat atap dengan kuat.

Menghitung Kemiringan Atap Baja Ringan

Ukur luas atap dan derajat kemiringannya secara akurat. Kemiringan yang disarankan antara 25 – 30 derajat agar air hujan tidak menggenang di atap dan dapat mengalir langsung. Untuk spandek baja ringan, atur jarak 60 cm antara reng yang satu dengan yang lainnya.

Menghitung Jumlah Gratis

Jangan lupa menghitung jumlah berat untuk menentukan kekuatan kuda. Kuda-kuda ini harus dipasang kuat dan stabil, dilengkapi dengan jangkar (dynabolt) pada kedua penyangganya.

Mempersiapkan Peralatan Kerja

Siapkan peralatan yang dibutuhkan yaitu baja ringan, reng, bor listrik, baut reng, baut baja ringan, gunting khusus baja ringan, pita pengukur, dan penggaris siku. Jangan lupa untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan, goggle dan helm keselamatan kerja. Selain itu, perhatikan juga prosedur keselamatan kerja di ketinggian saat ingin memasang rangka atap baja. Gunakan sabuk pengaman seluruh tubuh atau sabuk pengaman jika perlu.

Demikian ulasan tentang, Persiapan Pasang Atap Baja Ringan Dengan Benar. semoga bermanfaat.

Bagikan ke

Persiapan Pasang Atap Baja Ringan Dengan Benar

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Persiapan Pasang Atap Baja Ringan Dengan Benar

Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: